Terapi ADHD Tanpa Obat

Terapi ADHD Tanpa Obat

Terapi ADHD Tanpa Obat

Terapi ADHD tanpa obat merupakan terapi yang efektif untuk mengurangi gejala ADHD. Terapi ini dilakukan agar anak penderita ADHD tidak selalu ketergantungan dengan obat. Berbagai obat menjadi solusi agar anak penderita ADHD cepat mendapatkan perkembangan dalam penyembuhan. Namun efek samping yang akan diterima oleh anak penderita ADHD kurang diperhatikan oleh para orang tua. Anak penderita ADHD memang tidak secara langsung merasakan efek samping dari obat ADHD yang dikonsumsi. Mereka akan merasakan efek samping dari obat ADHD di masa depan.  Dengan adanya masalah yang muncul akibat penggunaan obat ADHD dengan durasi yang lama, orang tua baru menyadari bahwa terapi ADHD tanpa obatperlu dilakukan bersamaan dengan pengkonsumsian obat.

ADHD yang merupakan singkatan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder adalah gangguan yang biasanya dapat dideteksi pada anak usia 6-12 tahun. Gangguan ini terjadi karena adanya aktivitas yang tidak wajar pada anak. Aktivitas yang berlebihan atau hiperaktif ini merupakan salah satu ciri anak memiliki gangguan ADHD. Selain itu, anak dengan gangguan ADHD memiliki kesulitan untuk berkonsentrasi dalam belajar. Mereka cenderung sulit berteman dengan anak-anak seusianya karena dianggap terlalu aktif atau nakal. Cenderung rendah diri juga merupakan gejala anak dengan gangguan ADHD karena biasanya mereka dihindari oleh orang-orang di sekitar mereka.

Terapi ADHD tanpa obat perlu dilakukan untuk mengurangi gejala-gejala yang timbul akibat adanya gangguan ADHD pada anak. Gejala-gejala selain yang telah disebutkan di atas, anak dengan gangguan ADHD memiliki gejala-gejala dan dampak yang ditimbulkan. Gejala yang ditimbulkan juga berbeda antara anak dengan gangguan ADHD yang satu dengan anak yang lain. Gangguan yang biasanya sudah bisa diidentifikasi sejak kecil ini memiliki dua gejala utama yang akan dialami. Gejala yang pertama adalah hiperaktif. Tanda-tandanya antara lain mereka tidak bisa tenang ketika bermain. Kemudian mereka cenderung tidak bisa duduk diam, selalu gelisah dan menggeliat. Aktivitas mereka yang suka berlari, memanjat dan selalu bergerak juga merupakan tanda-tanda anak hiperaktif.

Gejala kedua yang dialami oleh anak dengan gangguan ADHD adalah impulsif atau bertindak secara spontan tanpa berpikir akibatnya. Biasanya mereka akan mengalami beberapa tanda-tanda. Mereka kesulitan dalam memusatkan perhatian. Ketika orang lain berbicara, mereka seperti tidak mendengarkan. Perhatian mereka mudah sekali dialihkan merupakan salah satu tanda-tanda anak dengan gangguan ADHD yang impulsif. Ketika mereka berada di tempat umum, anak dengan gangguan ADHD tidak bisa menunggu giliran. Anak dengan gangguan ADHD suka memotong pembicaraan orang ketika memberikan intruksi. Selain dua gejala umum yang dialami anak dengan gangguan ADHD di atas, ada gejala lain yang mereka alami. Adanya sikap menentang terhadap peraturan, bersosialisasi yang sulit dengan orang-orang, lemah dalam kemampuan mengorganisasi, cepat merasa bosan dan terburu-buru dalam bertindak.

Terapi ADHD Tanpa Obat

Terapi ADHD Tanpa Obat

Ada berbagai dampak yang ditimbulkan bagi anak yang memiliki gangguan ADHD karena tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Dampak tersebut ditimbulkan dari lingkungan sekitar anak dengan gangguan ADHD. Dampak tersebut antara lain mereka biasanya memiliki prestasi yang kurang baik ketika di sekolah. Mereka akan kesulitan dalam bersosialisasi baik di sekolah maupun di masyarakat. Depresi kronis juga akan menjadi dampak dari anak yang memiliki gangguan ADHD jika tidak ditangani dengan cara yang benar.

Anak yang memiliki gangguan ADHD diakibatkan oleh tiga faktor. Faktor pertama yang menjadi penyebab anak mengalami gangguan ADHD adalah faktor keturunan atau genetis. Anak penderita ADHD sebagian besar karena keturunan dari orang tuanya. Keluarga atau keturunan penderita ADHD juga akan menurunkan riwayat ADHD pada anaknya. Faktor ketidakseimbangan kimia menjadi penyebab anak mengalami kelainan ADHD. Adanya ketidak seimbangan kimia yang terjadi pada otak mengakibatkan munculnya gejala ADHD pada anak. Kinerja otak merupakan salah satu faktor penyebab anak mengalami gangguan ADHD yaitu adanya ketidak normalan area otak untuk mengontrol perhatian. Hal ini berbeda dengan anak yang tidak mengalami gangguan ADHD yang memiliki kerja otak secara normal. Anak yang mengalami kelahiran prematur atau terjadinya kelainan otak ketika berada dalam kandungan juga menyebabkan anak dengan gangguan ADHD. Ibu yang mengkonsumsi obat-obat terlarang dan merokok selama masa kehamilan menjadi salah satu penyebab gangguan ADHD pada anak. Ibu yang terpapar racun dari lingkungan begitu juga lingkungan yang tidak sehat di sekitar anak menyebabkan anak mengalami gangguan tersebut.

Terapi ADHD Tanpa Obat

Terapi ADHD Tanpa Obat

 Penanganan yang tepat serta perhatian yang diberikan oleh orang tua, keluarga, serta masyarakat sekitar bisa berdampak baik bagi kesembuhan anak dengan gangguan ADHD. Pengobatan secara medis biasanya menjadi pilihan satu-satunya bagi orang tua anak hiperaktif. Namun mereka tidak memikirkan dampak yang akan dialami oleh anak akibat dari pengkonumsian obat secara terus menerus. Alternatif lain muncul untuk membantu mengurangi gejala anak dengan gangguan ADHD. Terapi ADHD tanpa obat menjadi solusinya. Terapi ini juga dapat membantu anak selain mengkonsumsi obat. Terapi yang bisa digunakan untuk membantu anak mengurangi gejala ADHD adalah terapi perilaku kognitif. Terapi ini membantu mengubah pola pikir anak hiperaktif ketika mengalami suatu masalah agar bisa memecahkannya.

Terapi psikologis juga menjadi salah satu pilihan bagi orang tua agar anak bisa melakukan terapi ini. Para psikolog akan membantu anak untuk terbuka dan menceritakan hal-hal yang mereka alami ketika mengalami kesulitan. Kemudian mencari solusi agar masalah tersebut dapat diselesaikan oleh anak tersebut. Pelatihan interaksi sosial juga menjadi alternatif bagi anak agar tidak mengkonsumsi obat. Terapi ini menunjukkan anak agar mengetahui kondisi yang terjadi pada dirinya di lingkungan sosial. Pada teori psikologis ini orang tua dan keluarga diberi pelatihan tentang ADHD. Mereka diberi pengarahan bagaimana menangani anak hiperaktif dan mencari solusi ketika anak ADHD mengalami kesulitan.

Terapi ADHD tanpa obat juga dapat berupa terapi gelombang otak. Terapi ini menggunakan media musik untuk menstimulasi otak pada frekuensi tertentu. Terapi ini juga terbukti efektif mengurangi gejala ADHD. Selain itu terapi ini juga dapat dilakukan di rumah dan dapat dilakukan sendiri oleh orang tua anak hiperaktif.

450Selain terapi ADHD tanpa obat, anak dengan gangguan ADHD dapat mengkonsumsi obat-obat herbal yang aman dan alami. Kini telah hadir TNM yang ampuh membantu anak hiperaktif mengurangi gejala ADHD. TNM merupakan vitamin yang aman apabila dikonsumsi. Produk ini membantu anak agar lebih fokus dan tenang dalam belajar. Cara kerja TNM yaitu membuang zat logam yang berlebih pada otak agar pertumbuhan sel otak semakin meningkat serta memberi asupan nutrisi lengkap yang diperlukan oleh tubuh. TNM bisa dipesan melalui websitehttp://vitaminanak.net/autis/. Informasi lebih lanjut dan cara pemesanan akan lebih mudah dengan mengunjungi website tersebut.

4

Apa Itu TNM dan Bagaimana Cara Mendapatkannya?

Untuk Info Lengkap Mengenai TNM Silahkan Tekan Tombol "Klik Disini" Di Bawah Ini 

3

Hey, Apakah Anak atau Kenalan Anda Menderita Autis?

Kami Bisa Mengirimkan Banyak Tips Masalah Autis Seperti Diatas ke Email Anda

Jangan Lewatkan Kesempatan Ini

Dapatkan Semua Tips Tentang Autis Sekarang, Gratis!

Isi Form Dibawah Ini !

(Rekomendasi Dokter)

enter website vitamin anak autis

Mohon Diisi Pak/Bu

Mohon Isi Nama Depan Anda

Mohon Isi Email Anda

Semoga Semua Anak Autis Di Indonesia Semakin Sehat Ke Depan Dengan Tips Autis Ini.

Bagikan Juga ke Teman-Teman Ya!